Biokimia Perawat Lipid Edisi 2

Biokimia Perawat Lipid Edisi 2 , eicosanoid, Alkohol, Gliserida, Trigliserida, sifat kimia asam lemak, fosfolipid, glikolipid, steroid, lipoprotein

Biokimia Perawat Lipid Edisi 2

Biokimia Perawat Lipid Edisi 2 - Askep kapukonline.com Update Biokimia Perawat Lipid Edisi 2 - BIOKIMIA PERAWAT, setelah sebelumnya posting (Baca : Biokimia Perawat Lipid Edisi 1)

EICOSANOID

  1. Leukotrien: berperan dalam proses inflamasi (peradangan) terhadap penyakit-penyakit seperti asthma, psoriasis, & rheumatoid arthritis
  2. Prostanoid (prostaglandin, prostasiklin & tromboksan): mengatur respon inflamasi (peradangan) dengan cara vasokonstriksi atau vasodilatasi, pembekuan darah, nyeri & demam

ALKOHOL

Alkohol yang berhubungan dengan lipid :

  1. Gliserol
  2. Kolesterol
  3. Alkohol berantai panjang (misalnya: setil alkohol C16H33OH yang terdapat pada lilin)
  4. Fitol (unsur klorofil/zat hijau daun)
  5. Likofil C40H56O2 (pigmen pada tomat)

GLISERIDA

Sel LIPID

  1. Gliserida merupakan senyawa ester yang terbentuk dari gliserol & asam lemak
  2. Gliserida yang memiliki 3 gugus hidroksil disebut trigliserida
  3. Rumus kimia trigliserida:
    1. CH2COOR-CHCOOR'-CH2-COOR
  4. Contoh trigliserida adalah minyak dari tumbuhan & lemak hewan
  5. Pada suhu ruang:
    1. Lemak hewan umumnya berupa zat padat karena mengandung asam lemak jenuh
    2. Lemak tumbuhan berupa zat cair (minyak) karena mengandung asam lemak tidak jenuh

Trigliserida

  1. Trigliserida berperan dalam metabolisme yaitu sebagai sumber energi (9 kkal/g)
  2. Dalam tubuh manusia, kadar trigliserida yang tinggi dalam aliran darah menyebabkan penyakit atherosclerosis, lebih lanjut laga penyakit jantung dan stroke.
  3. Penyakit lain yang disebabkan oleh tingginya kadar trigliserida adalah pancreatitis

Kategori kadar trigliserida menurut American Heart Association:


Kadar (mg/dL)

Kadar (mmol/L)

Kategori

< 150

< 1.69

Normal

150-199

1.70-2.25

Di atas normal

200-498

2.25-5.63

Tinggi

> 500

> 5.65

Sangat tinggi

SIFAT KIMIA ASAM LEMAK

  1. Asam lemak tidak jenuh mempunyai titik cair lebih rendah daripada asam lemak jenuh ? asam lemak tidak jenuh biasanya berbentuk cair
  2. Reaksi hidrolisis
    1. Lemak akan terurai mejadi asam lemak & gliserol
    2. Dapat terjadi di dalam usus halus karena enzim lipase yang dihasilkan oleh pancreas
  3. Reaksi penyabunan/saponifikasi
    1. Reaksi antara asam lemak dengan basa (NaOH/KOH) membentuk sabun
      1. R – COOH + NaOH/KOH R – COONa/K + H2O
    2. Sabun kalium disebut juga sabun lunak ? sabun bayi
  4. Reaksi hidrogenasi
    1. Reaksi antara asam lemak tidak jenuh dengan gas hidrogen dengan katalis Ni
    2. Reaksi ini berfungsi memecah ikatan rangkap mejadi ikatan tunggal ? mengubah asam lemak cair menjadi padat
    3. Reaksi ini digunakan dalam industri pembuatan margarin dari minyak kelapa sawit
  5. Reaksi ketengikan/rancidity
    1. Asam lemak pada suhu kamar dapat mengalami reaksi auto-oksidasi.
    2. Dengan reaksi tersebut asam lemak dipecah menjadi hidrokarbon, keton, aldehid, peroksida & alkohol ? menimbulkan bau & rasa tidak enak/tengik
    3. Auto-oksidasi dapat juga disebabkan oleh adanya logam-logam berat, kelembaban, cahaya, & bakteri perusak

FOSFOLIPID dan GLIKOLIPID

  1. Fosfolipid adalah gliserida yang mengandung fosfor
    1. Fosfolipid terdapat pada tumbuhan (kedelai), hewan & manusia (dalam telur, otak, hati, ginjal, paru-paru & jantung)
    2. Contoh: fosfatidilkolin, fosfatidiletanolamin, fosfatidilserin, fosfatidilinositol, plasmalogen, & sfingomielin
  2. Glikolipid adalah gliserida yang mengandung karbohidrat
    1. Contoh: serebrosida yang terdapat dalam jaringan syaraf

TERPEN

  1. Sitral, pinen, geraniol: tedapat dalam minyak atsiri tumbuhan (pada terpentin & bunga mawar)
  2. Sitronelal: terdapat dalam minyak sereh
  3. Kamfer: digunakan sebagai kapur barus
  4. Karoten: pembentuk vit A (misal pada wortel)
  5. Skualen: terdapat pada minyak ikan hiu

STEROID

  1. Steroid merupakan senyawa lipid dengan struktur dasar yang sama yaitu sebagai turunan perhidroksiklopentanofenantren ? terdiri dari 3 cincin sikloheksana & 1 cincin siklopentana
  2. Jenis senyawa steroid
    1. Kolesterol: terdapat pada hampir semua sel hewan & manusia ? dalam konsentrasi tinggi berbahaya bagi kesehatan
    2. 7-dehidrokolesterol & ergosterol ? provitamin D (terdapat dalam tumbuhan & ragi)
    3. Asam empedu (asam kolat, asam deoksikolat, & asam litokolat) ? membantu proses pencernaan dalam usus halus
    4. Hormon kelamin: testosteron, androsteron, estrogen & progesteron

LIPOPROTEIN

  1. Lipoprotein tergolong dalam lipid gabungan ? gabungan dengan protein
  2. Terdapat dalam plasma darah
  3. Ada 4 kelompok lipoprotein utama:
    1. Chylomicron ? terdapat dalam usus
    2. VLDL (very low density lipoprotein) ? terdapat dalam hati & usus
    3. LDL (low density lipoprotein)
    4. HDL (high density lipoprotein)
  4. Ke-4 kelompok lipoprotein tersebut penting dalam diagnosis klinik
  5. Gugus protein dari lipoprotein disebut apoprotein
  6. Inti lipidnya dapat berupa: triasilgliserol, ester kolesteril, fosfolipid, & atau kolesterol

Demikian posting tentang Biokimia Perawat Lipid Edisi 2, semoga bermanfaat


FacebookTweetGoogle+
◄Newer PostHomeOlder Post►
Δ